Ramaiku, menyepi


Surabaya ramai
Tapi,
Rasanya sepi
Banyak lalu lalang
Tapi, 
Rasanya kurang

Tadi ramai
Sekarang sepi
Tadi banyak canda
Sekarang hampa
Suasanya haru
Canda membiru

Dulu bersama
Seakan tak terpisah
Hanya alibi
Sekarang menghilang

Hancur 
Tak bersisa
Bergumam
Hmmm

Hanya cinta sesaat?
Dia tak kuat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tumbuh

Melo Is My Nature

Move On, please!