Postingan

Assalamualaikum 2020

Gambar
365 hari di 2019 yang sudah berkahir. Terimakasih untuk yang sudah berlalu, beranjak pergi. Berkatnya diri ini banyak belajar memaknai yang terjadi. Yang paling indah hingga yang perih memilukan. Semua berjalan beriringan bergantian, dalam waktu yang masih akan sama jumlahnya dengan yang kini. Terimakasih untuk apa yang telah menghampiri dihari lalu, baik bahagia atau pun tidak. Dan, Juga Terimakasih pada apa yang kini datang dan akan terus berjalan,mungkin akan segera terangkai kisah baru, perjalanan baru, juga pembelajaran yang baru. Mari sama-sama belajar memperbaiki yang kurang dihari lalu. Hari ini, harus lebih dari hari kemarin. Lebih baik, lebih hebat, bahkan lebih kuat.Terimakasih, sekali lagi terimakasih. Teruntuk yang kini sudah dekat, semoga Yang Maha Segala selalu berkenan mendekap kita semua dalam jalan yang baik, juga selalu bersama-sama. Let the new journey run.

Genggam Tanganku, Jangan kau lepas

Gambar
Ini tentang penerimaan yang katanya berat untuk dilewatkan Mari kita urai dengan tulisan Siapa tau bisa mewakilkan Adalah matamu yang pertama kali merobek keheningan Membuat riuh detak jantungku menjadi tak karuan Bola mata kita bertemu Pandangan kita bersatu "Hai" katanya Wajahnya tersenyum, manis sekali Mudah sekali dia memporak-porandakan semesta yang kubangun setengah mati Sia-sia saja Olehmu, semuanya hancur berantakan, berserekan, berhamburan Kau tahu, menenangkan debar didada untuk tak jatuh hati, adalah hal paling menyebalkan Sayangnya, hatiku tak setegar karang di lautan Malangnya, aku hancur berantakan Faktanya, olehmu, hatiku kembali dihidupkan Hebat sekali, kau berhasil membuat aku jatuh hati Tiba-tiba kau coba mampir ke rumah batinku Kau ketuk pintu batinku dan berdendang menyebut namaku Aku tau itu kau Kucoba lagi menenangkan hati Membuka lembaran lagi Tapi? Kau kemana? Hey! Jangan dulu pergi Bagaimana dengan rindu yang...

Ramaiku, menyepi

Gambar
Surabaya ramai Tapi, Rasanya sepi Banyak lalu lalang Tapi,  Rasanya kurang Tadi ramai Sekarang sepi Tadi banyak canda Sekarang hampa Suasanya haru Canda membiru Dulu bersama Seakan tak terpisah Hanya alibi Sekarang menghilang Hancur  Tak bersisa Bergumam Hmmm Hanya cinta sesaat? Dia tak kuat

A. D. Hope

Gambar
Day by day the whisper of love grows stronger,  Suara lembut itu, yang terasa mendesak oleh putus asa,  Adat dan kecemasan tak lagi mampu menahannya,  Akhirnya mendesaknya ke keluasan udara.  Titik yang melenyap di antata daerah tak bermakna,  Sendiri dan tanpa daya, tak pasti akan tempatnya,  Tersisih di antara kawanannya yang masih muda,  Tersesat di keasingan biru angkasa Ia merasa sudah dekat kini, musim uqng dijanjikan: Benang gaib itu putus ketika ia terbang;  Mendadak, tanpa awas-awas, tanpa alasan,  Nyali naluri yang membimbingnya mengerdip dan hilang.

Semua Orang akan Melupa pada Waktunya

Gambar
Perkenalan kita dimulai ketika aku, adalah seseorang yang mungkin saja hampir kehilangan arah. Kehilangan arah untuk kembali percaya, kehilangan selera untuk kembali mencinta, namun tak pernah lupa cara tertawa, meski aku tau, tawa itu, hanya sekedar topeng untuk menutup segala luka. Lalu, sore itu kamu datang. Mencoba meraih aku, ketika aku berada dalam jurang nestapa. Menjadi kompas ketika aku kehilangan arah. Menggenggam ketika aku tak sanggup berjalan. Satu yang aku selalu ingat. Kamu, adalah manusia yang berhasil kembali memanusiakan ku. Meski sebelumnya, kamu mesti banyak bersabar karena aku terlewat batu. Tetapi, tak pernah selangkah pun kamu pergi.  Sejak saat itu, aku, kembali menjadi manusia. Kamu yang menggenggam erat tanganku ketika aku hampir menyerah. Ketika aku takut. Ketika aku hilang arah.  Kamu yang mengusap kepalaku ketika aku mulai terlihat marah. Ketika raut wajah tak lagi menyenangkan. Kamu, yang menganggap katanya aku ini istimewa. Sejak saat...

Judulnya "Aku"

Gambar
Aku dengan ketidakberdayaan ku hadir disela riuhnya dunia Aku dengan ketidakberdayaan ku berada dititik sudut sangkakala Bagai debu yang terhempas, melayang, terbang di luasnya Bimantara Aku, dengan segala kelemahan ku Ingin menulis, ketika milyaran suara kian memekikan telinga Aku, dengan segala kelemahan ku Mencoba tersenyum ketika sendu datang mengganggu Mencoba bangkit, ketika dunia menjatuhkan ku dengan pahit Aku, hanyalah manusia Aku datang dengan segala ketidakberdayaan Separuh jiwa ku berantakan Aku, hanyalah manusia Kemarin, aku terbang terlalu tinggi, hingga aku lupa caranya membumi Aku lupa, bahwa rumah yang sebenarnya adalah, bumi yang sedang aku pijaki Aku lupa caranya merunduk, bersimpuh, bersujud mencium bumi Aku terlampau jauh, hingga tak terlihat lagi Aku, hanyalah manusia Aku juga manusia Aku menangis, tertawa, jatuh, bangkit, hancur, berantakan, lalu utuh Aku hancur, bila terus dipukul Aku menangis, jika terkena tikaman sadis A...

Jangan lupa pulang, ya

Gambar
Sebagaimana ranting yang patah akan tumbuh, menjadi batang yang kuat menopang, menjadi tegak berdiri, serta tak akan goyah meski terkena badai berkali-kali.  Kamu tau apa yang paling berharga dari sebuah kehancuran?  Yaitu kepingan kecil yang mampu membentuk kekuatan yang baru.  Aku tau kamu lelah,  maka jangan pernah menyerah.  Meski berat,  kamu tau kamu kuat.  Meski terlalu banyak rintangan,  bahu ku selalu sedia menjadi sandaran. Pulanglah,  kopi hangat kesukaanmu meronta-ronta meminta kepastian kamu hirup.  Jangan lupa pulang, ya.